REPRESENTASI DOMINASI PATRIARKI DAN PERLAWANAN PEREMPUAN DALAM NOVEL PEREMPUAN YANG MENANGIS KEPADA BULAN HITAM KARYA DIAN PURNOMO: ANALISIS TEORI SEXUAL POLITICS KATE MILLETT
(1) Universitas Negeri Malang
(2) Universitas Negeri Malang
(3) Universitas Negeri Malang
(*) Corresponding Author
Abstract
This study examines the representation of patriarchal domination and forms of women's resistance in Dian Purnomo’s novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam using Kate Millett’s Sexual Politics theory. This novel raises social issues related to the practice of bride kidnapping in Sumbanese culture, which places women in a subordinate position, experiencing socio-cultural discrimination, and symbolic and physical violence. This study focuses on (1) the forms of gender inequality experienced by female characters, and how they respond to patriarchal cultural domination, and (2) the strategies and forms of resistance employed to fight for women’s rights and freedom. The research method used is descriptive qualitative with a literature review and content analysis approach. The results of the analysis show that the character Magi Diela responds to patriarchal domination with various strategies, such as rejection of forced marriage, running away, involvement in women's organizations, and legal and social struggles through the media.
Abstrak: Penelitian ini mengkaji representasi dominasi patriarki dan bentuk perlawanan perempuan dalam novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo dengan menggunakan pendekatan teori Sexual Politics dari Kate Millett. Novel ini mengangkat isu sosial terkait praktik kawin tangkap dalam budaya masyarakat Sumba yang menempatkan perempuan dalam posisi subordinat, mengalami diskriminasi sosial-budaya, serta kekerasan simbolik dan fisik. Permasalahan penelitian ini difokuskan pada (1) bagaimana bentuk-bentuk ketidaksetaraan gender yang dialami tokoh-tokoh perempuan, serta cara mereka merespons dominasi budaya patriarki, dan (2) bagaimana strategi dan bentuk perlawanan yang dilakukan dalam memperjuangkan hak dan kebebasannya sebagai perempuan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan kajian pustaka dan analisis isi. Hasil analisis menunjukkan bahwa tokoh Magi Diela merespons dominasi patriarki dengan berbagai strategi, seperti penolakan terhadap perkawinan paksa, pelarian diri, keterlibatan dalam organisasi perempuan, serta perjuangan hukum dan sosial melalui media.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Agustin, S., Dhiyaan, S., & Supena, A. (2025). Karya Sastra sebagai Cermin Masyarakat: Analisis Sosiologis Cerpen Neka karya Eep Saefulloh Fatah. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 5(2), 1417—1424. https://doi.org/10.53769/deiktis.v5i2.1745
Agustina, D., Damanik, F. A., Ramadhayanti, S., Kirana, S., Harahap, D. N., Sipahutar, A. N. A., Annisa, F., & Azzahrah, S. H. (2025). Budaya Patriarki sebagai Fondasi Ketimpangan Gender di Indonesia. Jurnal Keadilan dan Transformasi, 6(2). https://doi.org/10.31004/jkt.v6i2.46133
Akhsaniyah, A. (2025). Reception Analysis Kekerasan Simbolik Perempuan dalam Film Series Yang Hilang dalam Cinta. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 5, 514—531. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/innovative.v5i3.18940
Amaliah, P., Paida, A., & Wahid, A. (2023). Bentuk Diskriminasi Perempuan dalam Novel Duka Yang Melampaui Mimpi Karya Peter Handke. AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya, 1(7), 61—72. https://doi.org/10.51574/aufklarung.v2i6.781
Astuti, D., (2023). Relasi Kuasa dalam Kekerasan Berbasis Gender (Diskusi Bersama Satgas Sigrak Kota Yogyakarta). Jurnal Ilmiah Padma Sri Kresna, 5(2). 10—15. https://doi.org/10.37631/psk.v5i2.1050
Bahy, S. A., & Tjahjono, T. (2022). Belenggu Patriarki Tokoh Utama dalam Film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak karya Mouly Surya (kajian feminisme radikal Kate Millett). Bapala: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 9(10), 73—89.
Damayanti, E., & Ahmadi, A. (2022). Pemberontakan Budaya Patriarki dalam Novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo: Kajian Antropologi Feminisme Henrietta L. Moore. BAPALA, 9(2), 84—97.
Damayanti, E., Sudikan, S. Y., & Rengganis, R. (2024). Belenggu Patriarki dalam Karya-Karya Oka Rusmini: Kajian Feminisme Radikal Kate Millet. Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa Dan Sastra Indonesia, 9(1), 278—297. https://doi.org/10.31943/bi.v9i1.636
Dewangga, R. M., Waluyo, S., & Widyawati, M. (2025). Analisis Politik Seksualitas Novel Re: dan Perempuan karya Maman Suherman (Kajian Sosiologi Sastra). Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya, 4(1), 1—10. https://doi.org/10.14710/potensi.%25Y.24464
Doko, E. W., Suwitra, I. M., & Sudibya, D. Gayatry. (2021). Tradisi Kawin Tangkap (Piti Rambang) Suku Sumba di Nusa Tenggara Timur. Jurnal Konstruksi Hukum, 2(3), 656—660. https://doi.org/10.22225/jkh.2.3.3674.656-660
Dju Bire, C. M., & Radja, M. R. (2023). Perlindungan Hak Perempuan Berdasarkan Convention on Elimination of All Forms of Discrimination Againts Women (Cedaw) dalam Tradisi Kawin Tangkap di Sumba. Jurnal Hukum Samudra Keadilan, 18(1), 131—141. https://doi.org/10.33059/jhsk.v18i1.7473
Hamdani, H. (2021). Politik Seksual Perspektif Kate Millet dalam Kumpulan Cerita Pendek Kitab Kawin karya Laksmi Pamuntjak. http://ejournal.stkipjb.ac.id/index.php/sastra
Millett, K. 1970. Theory of Sexual Politics. New York: Doubleday.
Naila, E., Chynta, N. A., & Supena, A. (2025). Dominasi Patriarki dan Perlawanan Perempuan: Studi Feminisme terhadap Novel Yuni. Jurnal Basataka (JBT), 8(1), 564—572. https://doi.org/10.36277/basataka.v8i1.732
Purnomo, D. 2020. Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Purwanti, T. (2020). Kuasa Tubuh dan Perlawanan: Anti Politisasi dan Komodifikasi Tubuh Perempuan dalam Ruang Virtual. Umbara, 5(2), 141—156. https://doi.org/10.24198/umbara.v5i2.29962
Room, R., Arief S, H., Syukriady, D., & Tumpu, A. B. (2025). Kritik Sastra dan Tindak Tutur: Menelusuri Fungsi Bahasa dalam Sastra Feminis Indonesia. EDU RESEARCH, 6 (2), 944—952. https://doi.org/10.47827/jer.v6i2.897
Septian, W., & Hayati, Y. (2023). Potret Kekerasan dalam Novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo. Persona: Kajian Bahasa Dan Sastra, 2(2), 346—353. https://doi.org/10.24036/jpers.v2i2.154
Sugiarti, S. (2021). Budaya Patriarki dalam Cerita Rakyat Jawa Timur. KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 7(2), 424—437. https://doi.org/10.22219/kembara.v7i2.17888
Latuconsina, S. (2025). Honor Killing dan Kontrol Patriarki terhadap Seksualitas Perempuan Arab. Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya, 1(3), 370—380. https://doi.org/10.63822/fj6e7352
Utaminingsih, A. (2023). Kajian Gender Berperspektif Budaya Patriarki. UB Pres.
DOI: https://doi.org/10.24257/atavisme.v28i2.1140.94-104
Article metrics
Abstract views : 18
|
views : 8
Refbacks
- There are currently no refbacks.
ATAVISME INDEXED BY:
ATAVISME is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License
Visit Number:















